Musim Maba

sumber: google

Bulan Juli di Malang akan segera berakhir. Dan musim “dingin” di malang sudah berjalan hampir satu bulan. Sebelumnya saya akan menjelaskan tentang musim “dingin” unik yang hanya datang satu tahun sekali ini.

Malang terkenal sebagai kota yang dingin bila dibandingkan oleh kota besar seperti Jakarta ataupun Surabaya. Yang pada kenyataanya pada bulan tertentu Malang tetap bisa membuatmu berkeringat kepanasan saat berjalan di siang hari, walau menurut saya tetep nggak sepanas kota lain sih. Ruang hijau yang sudah banyak dimusnahkan, pembangunan ruko-ruko yang kian menjamur (iya, Malang kaya akan ruko tidak jelas sepanjang kanan kiri jalan, dan pembangunan ruko-ruko ini terus meningkat) dan yang paling utama adalah populasi Malang yang tiap tahun makin meningkat. Seiring konsep urbanisasi ataupun yang paling utama: didatangi pemuda-pemuda yang merantau dari berbagai daerah guna menuntut ilmu di jenjang universitas.

Percaya atau tidak, bertepatan dengan meningkatnya populasi mahasiswa yang berarti …

Tahun ajaran Baru

Ada suatu fenomena aneh berupa hawa kota malang yang menurun drastis hingga mendekati suhu 15 derajat Celsius (iya men, sumpah asli dingin abis). Kita biasa menyebutnya winter at December … bukan itu istilah sotoy dari saya aja, lagian ini masih juli. Yang bener adalah munculnya istilah “Musim Maba”

Pada saat-saat seperti ini munculah beragam twit seperti “malang dingin banget, kamu mau ngangetin aku dengan cintamu nggak?” (oke itu lebay) dari para pemuda-pemudi yang emang sedang lagi apes melewati masa liburan bersama dinginya malang karena suatu hal dan hal lain. Dan … saya adalah salah satu orang apes tersebut karena liburan 2 bulan lebih yang pastinya sangat menyenangkan terpaksa harus kandas gara-gara sebuah kegiatan bernama MAGANG atau saya lebih suka menyebutnya “mencicipi rasanya jadi budak rutinitas”

Bertepatan dengan bulan Ramadhan, musim maba 2013 pun datang dengan kejamnya. Saya masih ingat saat pertama kali merasakan musim maba pada akhir tahun 2010-an  silam saat masih unyu-unyunya kuliah (dimana tahun depan, 2014 Insya Allah saya udah hengkang dari kampus kafir ini) saat itu musim maba yang worst banget untuk orang yang berasal dari tempat gerah semacam bonero. Dan puncaknya saat hari-hari masa perbudakan pertama saya di kota malang: OSPEK (yang mana namanya bisa berbeda-beda tergantung tempat) saya tetap menganggap kegiatan ospek ini Cuma sebagai ajang pamer para senior dan kegiatan yang kurang penting untuk para pemuda-pemudi yang notabene jembutnya udah pada lebat. Berkat kegiatan ini, saya harus merasakan serangan musim maba: pagi membuka mata jam 5 subuh dan harus segera bersiap, karena biasanya kegiatan tai ini dimulai pagi sekali (pukul 05:30/06:00 saya lupa). Dan coba bayangin. Di hari paling terik sekalipun di malang, jam segitu adalah keputusan yang buruk buat bangun pagi dan berangkat ke suatu tempat. Dengan pakaian perbudakan yang di serupakan sebagai sales alat kontrasepsi. Belum lagi ditambah mengerjakan tugas-tugas ospek yang dilakukan sampe larut malam yang sangat dingin saat musim maba. No jacket, no sweater. Dan fix beberapa hari pertama saya udah kena vonis penyakit flu gara-gara tubuh drop. Semenjak saat itu saya mulai sering bolos kegiatan ospek mingguan, bodo amat (pada akhirnya saya gak lulus ospek). Semoga kalian para mahasiswa baru pembawa hawa dingin ini juga merasakan hal yang sama dengan saya, biar kapok.

Well, balik ke musim maba tahun ini. Yang sekali lagi bertepatan dengan bulan Ramadhan. Semua suhu dingin ini membuat saya beradaptasi untuk menyesuaikan tingkat ketahanan selakangan saya terhadap suhu dingin:

  1. Biasanya saya sehari paling males juga mandi sekali doang, tapi sekarang 2 hari gak mandi merupakan hal yang biasa.
  2. Di dalam kamar pun memakai sweater/hoodie. Karena gak biasanya di kamar mendadak jadi ikutan dingin.
  3. Selalu sedia teh hangat dan sebisa mungkin makanan pedas saat berbuka, untuk menjaga suhu tubuh. Namun dalam hitungan menit, teh hangat yang anda biarkan akan berubah menjadi teh dingin
  4. Untuk beli makanan sahur sebisa mungkin menghindari tengah malam
  5. Saat malam hari Carilah kegiatan menyenangkan di dalam ruangan seperti main game, baca buku, ataupun nonton bokep. Agar anda tidak memiliki alas an untuk menerjang angina di luar
  6. Bila anda kebelet kencing atau pup saat tengah malam, maka siap-siap saja untuk cebok pakai air freezer
  7. Hidung meler. Dan ini menciptakan variable baru: pemakaian tissue meningkat, jadwal tidur bertambah, harus sedia vitamin C, mengurangi jadwal keluar untuk dolan
  8. Kostum yang di siapkan untuk dolan: kaos singlet, kaos, kemeja, jaket dan untuk bawahan memakai boxer, celana panjang, kaos kaki, sepatu. Tidak lupa membawa stock tissue dan juga masker.
sumber: google

sumber: google

Masih jadi misteri, apakah yang menyebabkan hawa dingin ini bisa terjadi tahunan, karena bahkan disaat musim hujan yang juga dingin. Suhu udaranya tidak mengalahkan suhu musim maba. mengingat ruang hijau di kota Malang sudah banyak berkurang, maka wajar bila suhunya juga mulai memanas, namun semua berubah drastis ketika musim maba datang. Banyak orang yang menyambut musim maba dengan riang gembira karena alas an mereka pada saat-saat seperti inilah “Malang kembali dingin kayak dahulu”. Saya sih oke-oke aja, tapi hidung meler ama gabisa keluar malam menjadi hal yang saya keluhkan. Jadi beberapa minggu ini tinggal di malang serasa lagi di swiss gitu deh, sayang kalo pake sepatu boots ama syal dan sarung tangan di luar ruangan pasti di cap sebagai orang frik.

Sampai detik dimana saya menulis ini, saya lagi hidung meler serta memakai jaket di dalam ruangan. Anda tidak percaya pada dinginya kota Malang saat “musim maba”? silahkan datang dan buktikan sendiri kalau ada kesempatan. Sampai jumpa di postingan selanjutnya ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 547 other followers

%d bloggers like this: