salju

Hujan kembali menyapu lingkungan sekitarku. Cukup deras, akupun enggan beranjak dari kamar. Music dari laptop ini masih mengalun, menemani suara jari yang bergesekan dengan keyboard, jari-jari yang sedang menulis tulisan ini

Dan aku tiba-tiba mengingat bagaimana ketika aku berjalan ditengah hujan. Saat itu aku sedang ingin menikmati empek-empek yang berlokasi tidak jauh dari kostan. Berjalan tanpa payung, aku hanya mengenakan hoodie dan celana boxer . jalanan yang dipenuhi daun yang berjatuhan dari pohon, aspal yang basah, orang-orang yang berjalan cepat agar segera sampai ke tempat tujuanya tanpa perlu berlama-lama dalam hujan.

Well, sejenak aku berfikir “bagaimana kalo saat ini aku bukan sedang ditengah hujan, tapi di tengah musim salju?”

Mungkin saat ini saya sedang memakai sweater yang dalamnya berisi kemeja dan kaos, memakai syal, memakai headphone, sarung tangan, hi-sneakers, celana jeans. Sounds good

Sekitarku yang tertutup salju, orang-orang yang mengeluarkan asap dari mulut mereka. Aku berjalan dengan santai, tanganku tersimpan di saku celana. Sampai akhirnya di perempatan jalan aku menghentikan langkahku

Delusi lagi, namun sebelum sadar aku bergumam. “apakah aku bisa menemui musim salju yang sebenarmya?”. Mungkin di suatu waktu dan suatu tempat aku akan bisa menikmati butiran salju yang turun mengenai kacamataku saat aku mendongak ke atas. Bukan kumpulan air hujan ini.

Kulepas kacamataku dan mengusapnya dengan pinggiran hoodie, lalu aku kembali berjalan menyusuri jalanan yang becek, eh tunggu ….

bukankah sekarang aku sedang menulis? hahaha :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: