happy #3 and #2

[SPOILER: it’s a JKT48 post, please close if you hate it/don’t want to read it]

Bicara tentang sejarah JKT48, tentu nggak akan lepas dari bicarain pioneer mereka yaitu generasi pertama. bisa dibilang JKT48 seperti sekarang ini gak bakalan mungkin terjadi kalau nggak ada mereka…

1st generation JKT48 tanpa terasa sudah berumur tiga tahun. selama tiga tahun ini sudah sangat banyak moment menyenangkan yang saya lalui. berawal dari akun @makko di penghujung tahun 2011 tiba-tiba saja memfollow akun twitter puluhan gadis berseragam dan juga ber-angka 48 di akunya. saya yang saat itu benar-benar nol tentang dunia idoling yang ternyata sudah sangat hype di jepang sana tentu heran. apakah makko mem-follow girlband? pasti gadis-gadis ini difollow tidak sekedar karena sesuatu hal yang biasa mengingat makko adalah salah satu akun turning point saya di penghujung 2011 dimana akun tersebut (bersama beberapa akun lain termasuk @komrikmania) membuka pintu yang sangat luas tentang dunia komik western dan juga komik-komik lokal kita, termasuk membuka pintu tentang budaya pop culture negara-negara di dunia ini.

mereka (jeketi) datang di waktu yang lumayan tepat. karena Indonesia sendiri dikala itu sedang kebanjiran budaya girlband/boyband atau sekelompok grup yang menari dan berjoget secara ramai-ramai di atas panggung (goodbye musisi-musisi band mainstream lokal) dan saya lupa kapan tepatnya dan di stasiun TV mana. akhirnya saya melihat wujud JKT48 untuk pertama kalinya. dan first impression saya “wtf, girlband dengan anggota 48 biji?” dan tentu saja saya tidak memberi tai sedikitpun saat itu.

dengan marketing dan personal (group) branding yang sangat sangat sangat oke (menurut saya sampe sekarang musisi lokal belum ada yang bisa nyaingin marketing dan branding JKT48) otak sayapun mulai terbrainwash dengan keunikan group ini sementara lagu mereka saat itu heavy rotation dan aitakatta sangat ear-catching dan easy listening sekali. lambat laun saya tertarik dan ingin mencari lebih lanjut tentang mereka. intinya mereka unik dan sedikit kurang sangat bikin penasaran orang-orang awam… kalian gak bakal bisa menyangkal hal tersebut.

memasuki awal 2012, ternyata saya nggak sendirian saja kala itu. teman SMA saya yaitu @aninmaru dan @memoerial saya pantau juga cukup nyamber dengan JKT48 ini. karena timeline twitter saat itu mulai dipenuhi dengan teman-teman saya yang beralih dari facebook ke twitter. maka saya anin dan memo cukup ingin membicarakan sesuatu yang fresh. puncaknya di pertengahan tahun 2012. dengan kondisi timeline yang sangat kondusif (kala itu prime time) dan RCTI menayangkan sebuah acara bernama MEGA KONSER JKT48. dan malem itu saya dan aninmaru bergunjing ria di twitter dengan sangat heboh. timeline saya pun merespon dengan cukup baik, sebagaian besar teman saya  menonton dari rumahnya masing-masing sementara tangan dan mata mereka juga mengobrol hangat di twitter. saat itu sangat banyak yang kami bicarakan. tentang bagaimana mesumnya proyek ini dengan pakaian-pakaian rok mini yang lumrah di jepang, betapa saya selalu mengeluh “INI LAGU APAAAAA?”. dan dimana kita mulai ngapalin member-membernya (bahkan saat itu kami sama sekali nggak peduli sama nabilah dan melody). moment dimana saya kaget kalo ternyata beberapa teman sudah ada member gacoan masing-masing. sayapun pertama kalinya menotis dia yang maha disayang devi kinal putri, dan pada saat itu belum ngeh ama yg namanya oshi-oshian. malam itu tentu saja teman saya yang ngeseriusin tahap awal idoling mungkin beberapa saja, yang lain lebih kurang nimbrung untuk sekedar mengejek ataupun denial (dalam hal ini saya, anin, memo dan beberapa yang lain seperti alfian dan vloek jadi tambah terjerumus hehehe) tapi tetap saja malam itu adalah malam yang gak saya lupain, salah satu moment main twitter paling asyik dalam hidup.

sumber: google, official RCTI

sumber: google, official RCTI

selepas dari malam itu. saya dan beberapa teman mulai jatuh, sedikit demi sedikit namun pasti. banyak banget topik (yang menurut saya saat itu kocak banget soale baru pertama nemuin dan lihat yang seperti itu) seperti chant mix, wota, LS, wota yang flashmob gak jelas kalo ada live (yang mana akhirnya tau itu wotagei), atribut-atribut lucu (yang bertolak belakang banget dengan dandanan saya kalo nonton band punk rock atau aliran cutting edge yg lain). dan satu juga topik menarik adalah, ternyata idola-idola saya yang lain juga seneng ama jkt48 (contohnya orang-orang di band thirteen dan sweet as revenge yg beberapa juga seneng ama JKT48). dan saya beruntung membahas topik ini di circle yang juga sama-sama meraba dunia baru, jadi pernyataan snob atau imba-imbaan masalah sama sekali tidak ada, lagian kalo ada itu nggak keren tapi malu-maluin banget bro mengingat di kehidupan yang lalu rata-rata saya dan teman penikmat gigs-gigs skala lokal yg punya pandangan lain soal ngefans.

setelah itu munculah sesuatu yang bernama “theater permanen” saya pun masih meraba-raba apa sebenarnya ini “theater” dan mereka ngapain saja. cuma dari berbagai gambar dan juga laporan-laporan. sedikit banyak juga tau origins JKT48 yang ternyata mengadaptasi grup dari jepang sana. kami makin jauh masuk dan mengenal konsep “oshi” atau member yg paling di demenin.

ternyata waktu itu 2 sahabat saya seperjuangan awal idoling, anin sudah mengulik rezky wiranti dhike (sekarang lagi mabok sinka juliani) dan memo mengulik ayana shahab (sekarang udah berhenti ngidol kayaknya), dan si alfian dengan malangnya mengulik 4 member yang akhirnya tiga-tiganya cabut (Rena nozawa, Mova, Ochi dan terakhir stella cornelia… gak tau sekarang doi demen siapa).  saya (yang mungkin dengan kesadaran ngefans yang udah advance seperti sekarang, mungkin gak perlu sosok seorang oshi untuk menikmati hiburan ini) akhirnya mau tidak mau juga harus mencari seorang member untuk lebih diprioritaskan. dan saya memilih devi kinal putri, alasanya? simpel karena saya melihat dia di sebuah lagu (dulu gak begitu paham lagunyaa apa) memakai celana jeans robek-robek dan itu sangat cool

sumber: taufiq iskandar flickR  https://www.flickr.com/photos/taufiqiskandar/

sumber: taufiq iskandar flickR https://www.flickr.com/photos/taufiqiskandar/

satu hal yang patut saya terimakasihkan untuk para gen 1. berkat kalianlah saya bisa memiliki pola pikir “yang terfavorit tidak harus yang paling populer ataupun yang paling cantik” mungkin esensi dari “oshi” seperti itu. sampai sekarang (berhubung doi belum graduation juga) kinal masih memberikan sedikit semangat tentang “memberi dukungan, waktu, dan kasih sayang ke orang yang siapa dia aja kita sebenarnya nggak kenal” dan mungkin setelah kinal grad saya akan lanjut ke hobby ini (saya sudah bahas kenapa hobby ini terlalu asyik untuk sekedar dihentikan di sini) walau tanpa istilah oshi.

gen 1 juga membangun pola pikir kalau “ngapain juga ngarep member layaknya dia itu cewek/adek/sodara kamu, dia itu pelaku hiburan yang selain butuh dukungan fans juga butuh duit agar tetep lanjut di industri ini dan kamu dapet kesenangan dan hal positif dari apa yang mereka kasih. itu udah cukup” maka dari itu meskipun saya pernah mengalami fase delusi berlebih, setidaknya saya gak sampe heboh dengan omongan “member pacaran, member gini, member gitu, member MLM”  terus panik sendiri, kecewa sendiri, galau sendiri… lau sokap bor?

dan akhirnya gen satu juga yang sampai mengantarkan saya ke fase “akhirnya nonton live” di batu beserta “akhirnya nonton theater” pada 2013 silam. bertemu teman baru, bertemu hobby baru, traveling ke kota-kota yang asyik, menikmati berbagai pertunjukan yang spektakuler… terima kasih sedalam-dalamnya untuk generasi pertama JKT48.

————————————————————————————

tepat sehari setelah perayaan 3 tahun gen 1 adalah perayaan 2 tahun gen 2. apa ini gen 2? gen dua ini adalah awal nafas baru sekaligus dalam beberapa kasus menjadi turning point seseorang untuk mulai ngidol dari awal/mulai ngidol lagi. mungkin bakal ada gen 3,4,5,6 dst… tapi gen 2 adalah yang pertama menjalani role ini. merekalah yang memberikan titik semangat baru untuk mereka yang mungkin sudah bosan maupun lelah untuk tetap merasakan sensasi kesenangan maupun mereka yang menemukan “apa yang mereka cari namun tidak mereka dapatkan di gen 1”. untuk beberapa kasus juga gen 2 merupakan titik awal dari beberapa kalangan untuk memulai hobi idoling mereka.

bagaimana dengan saya? moment-moment gen 2 pertama dimulai saat audisi dan dengan perasaan cukup dingin karena disaat itu masih nyaman dengan gen 1. tapi saya tidak sedingin itu… saya tetep menyambut mereka dengan gembira namun cukup sedih juga karena saya cukup tidak suka menghafal nama dan wajah baru. lalu kontak pertama terjadi tak lepas dari moment ke Fx untuk pertama kalinya (niatnya sih dulu mau nonton setlist Rkj). sebelum itu nonton bareng mega konser JKT48 part 2 bersama teman-teman baru di jakarta dulu sih (nice timing banget ya mengenang mega konser pertama yg penuh kenangan). di Fx jugalah saya akhirnya melihat gen 2 secara dekat.

IMG_3846

ini yg motret alfian guritno

ini yg motret alfian guritno

sayang di minggu itu saya gak sempet liat pajama drive mereka, karena tabrakan ama nonton atomic fest 2013 yang merupakan tujuan utama ke jakarta saat itu.

dan setelah melihat perform mereka di televisi, di suatu kesempatan akhirnya saya bisa melihat mereka secara langsung yang saya rangkum dalam video ini selain itu juga saya telah mendapat konser spesial gen 2 (yang sebagian besarnya  kini sudah menjadi bagian tim K3) di malang kemaren beserta melihat 2 setlist theater mereka yang amat memukau. gen dua saya lihat lambat laun mulai menampakan ciri khas mereka dan merupakan direct opponent para kakak-kakak pendahulu mereka di gen 1. gen 3 bisa dikatakan lebih kreatif dan mempunyai cara-cara unik untuk menggaet fans. mereka sadar kalo popularitas mereka masih kalah dengan gen 1… namun mereka pun tidak kehabisan akal dan selalu punya yang baru untuk menggaet fans-fans baru.

secara teoritis saya nggak terlalu harus dukung gen ini dukung gen itu, dukung tim ini dukung tim itu. saya malah menikmati sekali semua keberagaman dan kesenangan yang mereka berikan sampai detik ini. saya mempunyai member-member favorit sekaligus oshi di gen 1, saya punya member-member favorit di gen 2, bahkan perlahan saya akan mulai memiliki member-member menarik di gen 3. karena mereka adalah sebuah kesatuan. gen 1 dan gen 2 akan selalu dapat tempat paling spesial di hati para fans mereka. semoga mereka akan bertahan dan semakin bagus di tahun-tahun yang akan datang.

Happy Anniversary, 1st Gen and 2nd Gen!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: