Post Terakhir 2015

31 Desember 2015.

Sedang tidak bersama keluarga ataupun teman-teman di rumah, hari ini benar-benar off acara dan mengurung diri di kamar saja, membaca komik dan melakukan hal-hal lain. Bulan-bulan sebelum penghujung tahun kembali saya lalui sebagai manusia perantauan. Iya, masih terlalu cepat bagi saya untuk pulang karena masih banyak yang ingin saya peroleh di luar rumah. Kesombongan yang indah, yang penting bisa rutin tilik orang tua yak karena emang dasarnya anak mami-papi.

Dalam kesendirian dan kebosanan (bosan karena pada akhirnya tidak ada agenda khusus untuk mengisi malam tahun baru) saya merenungi apa saja yang sudah terjadi di 2015. Bisa dibilang 2015 adalah titik balik penting pada ritme kehidupan saya, melepas status sebagai pelajar untuk akhirnya meraih tanggung jawab yang lebih besar: hidup dengan penghasilan sendiri, mungkin itulah moment paling membanggakan yang saya lalui di tahun ini. Dapat pekerjaan dengan jerih payah sendiri, tidak ada KKN, tidak ada sogok-menyogok, semua murni usaha sendiri kecuali numpang internet rumah untuk proses job-seeking dan segala bentuk tumpangan lain dari orang tua sebelum dapat kerjaan.

Lepas dari masalah dapat kerjaan, mari kita tengok sedikit lebih mundur ke awal tahun. Ah sebentar, saya mau membahas tentang satu hal: Resolusi.

Ngomongin masa lalu dan masa depan, khususnya dalam lingkup annual seperti yang sekarang saya lakukan tidak akan lengkap tanpa ngomongin resolusi. Banyak sudut pandang untuk memaknai kata resolusi, saya sendiri lebih suka memandang resolusi sebagai to-do list yang urgent dikerjakan (karena rencana yang cuma bunyi kenceng tapi gak terlaksana adalah wacana, saya cukup benci hal tersebut) Pada akhir tahun 2014 pun saya mempunyai to-do list yang cukup saya simpan di otak. Beberapa hanyalah impian kecil. Namun dua yang utama adalah: Officially lulus dari perkuliahan, dan dapat kerja. Let’s don’t talk about that because they are  boring, aren’t they?

Kita ke hal-hal yang lebih mikro. Saat awal tahun, pikiran saya cuma tertuju ke beberapa hal kecil sebagai impian yang harus diwujudkan di tahun ini. Salah satunya adalah Nonton setlist baru JKT48 semua tim. Yang akhirnya dengan susah payah saya penuhi beberapa waktu sebelum keterima kerja. Anggap saja saat-saat terakhir bebas lepas sampai nanti kalau saya punya waktu luang yang banyak lagi. It was a good show, walau hip-hip-hura terbesar saya ke mereka adalah saat setlist RKJ dan BNT sedang berlangsung, yang jelas setlist 2015 (Dewi Theater, Bel Terakhir Berbunyi, dan Sambil Menggandeng Tangan bla bla bla) lebih bagus ketimbang putaran tayang setlist 2014 yang super ampas (Kecuali SG dari K3). Terlebih yang paling saya suka adalah pertunjukan team T, begitu asyik dan segar. Membuat saya refreshing ketika member jeketi masih lucu-lucu dan enerjik. Ngomong soal idoling lagi 2015 merupakan moment pertama kalinya saya ikut Handshake Event. Saya ikut Halloween Night HSF yang mana saya sudah mengira bakal byasa saja (karena kurang menikmati HS, tapi karena tempat dan situasi kebetulan memungkinkan untuk HS) jadi ya enjoy-enjoy saja. Semoga 2016 moment idoling bakal seru juga karena terlalu klise dan menye untuk meninggalkan hobby yang menyenangkan bersama teman-teman seperti ini.

Beralih dari girlband keparat, 2015 saya menghadiri POP-CON 2015 yang mana tahun ini adalah tahun terdahsyat yang saya jumpai mengalahkan tahun lalu. Saya beli banyak komik (mostly komik lokal) dan bertemu banyak orang-orang hebat di dunia pop kultur dan perkomikan nasional. Sedikit kecewa karena tidak sempat ketemu Mas Sweta dan Mas Shani, namun cukup puas karena beberapa nama lain ternyata menotis saya hehehe. 2015 memang eranya komik lokal untuk berjaya. Bila diitung, banyak sekali keluaran-keluaran baru/sekedar lanjutan serial yang sangat keren di tahun ini. Dan saya super yakin kalau 2016 bakal lebih edan lagi, dan please saya menjadikan “hadir di pop-con 2016” sebagai salah satu resolusi besar tahun depan.

Kini kita berbicara soal musik 2015, ada beberapa rilisan musik yang sangat eargasm dan membuktikan kalau 2015 adalah tahun yang baik. Yang pertama adalah Get Lost, Find Yourself dari C!NCC, siapa sangka band ini akan jauh berkembang dari pertama kemunculan mereka yang sangat tilut-tilut poppunk menuju tembang-tembang dewasa macam “The Other Line”. Yang kedua adalah EP/Single Refrain Penuh Harapan dari JKT48, rasanya sudah lama Single JKT48 komposisinya serta pilihan lagunya bisa syahdu seperti ini. Single utama yang catchy, single couple yang syahdu (bahkan menurut saya lebih enak dari single utama) serta tiga lagu lain yang merupakan lagu utama dari setlist theater, mantap abis tidak rugi beli buat dikoleksi dan enggak sekedar buat hensek shit. Rilisan ketiga adalah The Length Between dari Seems Like Yesterday, album yang benar-benar bold untuk yang menyukai musik yang serada “bising” namun materi-materi lagunya ciamik dan aransemen musiknya bisa dibilang tidak asal genjreng dan gebuk. Band lokal ini sudah lama sekali terbentuk namun saya mulai mengulik mereka (dengan formasi terbaru) berdasar dari album ini, keputusan yang tepat dan rilisan yang sangat bagus. Dan yang keempat sekaligus terakhir adalah album Your Revolution dari band indie asal semarang Something About Lola, sebuah kesempurnaan dari penantian panjang keluarnya album dari mereka. Album ini SAL banget dari segi musik, judul, lirik dsb namun punya banyak materi baru yang berbahaya, saya sampe pengen nangis penantian panjang untuk rilisan album band favorit ternyata sangat tidak sia-sia untuk ditunggu.

Ah iya, saya juga tidak akan pernah lupa kalau 2015 adalah moment pertama kalinya saya nge-gig di Rossi Fatmawati. Tempat yang sudah masuk ke telinga saya dari tahun 2007-2009an saat skena band indie jaksel menggila. Akhirnya saya berkesempatan untuk menonton gig dengan performer Seems Like Yesterday, Killed By Butterfly, Killing Me Inside (include their old formation reunion) sungguh pengalaman spiritual yang tak akan terlupa, men Rossi ternyata tempatnya gini ya hehe asik abis.

Dari segi bermusik, saya mencurahkan kesenangan dalam musik dipadukan dengan hobby demen girlband menjadi sebuah projek band minimalis bernama Saddex. Yang mana 2015 juga banyak panggung-panggung seru nan berkesan untuk mencurahkan kesenangan saya dalam bentuk menghibur teman-teman semua. Thanks a lot for the stages, i really mean it guys.

Selain itu 2015 juga membuat saya berbangga hati, project saya bersama teman-teman se-Bojonegoro yaitu Guneman (http://gunemanyuk.wordpress.com/) berjalan dengan sangat lancar. Post-post syahdu bermunculan dan mencapai hit yang lumayan, sampai puncaknya kegiatan anniversary kita berjalan meriah dengan sebuah konsep acara D.I.Y. yang juga memberi andil untuk kota kelahiran kami, Bojonegoro. Saya sangat bangga terhadap team Guneman, mari kita guncang 2016 bersama.

2015 juga gudangnya beragam hiburan-hiburan syahdu dari luar seperti komik, film, tv series yang mana membuat sisi bocah dalam diri saya bergolak hebat. Series syahdu seperti The Flash, Jessica Jones, dan tentu saja DAREDEVIL men, FUCKING DAREDEVIL yang membuat saya edan. Puluhan judul komik western yang bikin saya lupa daratan dengan run-team yang sangat perfect buat tahun ini. Serta film-film syahdu yang saya tonton di bioskop seperti KINGSMAN, MI:5, MAD MAX: FURY ROAD, ANT-MAN, serta STAR freaking WARS FORCE AWAKENS semua itu bikin susah move on dari tahun 2015. And 2016, wait for me… bisa nonton BATMAN dan juga season 2 dari DAREDEVIL, belum lagi lanjutan komik-komik seru dari DC/Marvel juga publisher lain….

Wah sudah lumayan lama juga saya nyampah, kembang api pergantian tahun mulai terdengar.

Intinya tetap sehat tetap semangat dan tetap positive mental attitude agar bisa menjalani 2016 dengan lancar… sampai jumpa di penghujung tahun 2016!

Sedikit tambahan (kemarin pas malam tahun baru tidak sempat ditulis serta kelupaan) 2015 juga jadi moment berkesan karena saya pertama kalinya merasakan menjadi remaja ibukota cari ketenangan alias pergi ke puncak rame-rame bersama teman. Lalu yang lebih asik lagi perjalanan dinas dari kerjaan akhirnya menghantarkan saya ke kota Bandung buat pertama kali! Kota yang penuh kreatifitas dan sangat indah, suasananya sangat beda dengan kota-kota lain yang pernah saya kunjungi. Terakhir yang tidak kalah penting, skill bermain Dota saya juga saya akui meningkat dengan pesat. Tau batasan diri, attitude individu saat bermain dalam team merupakan hal yang saya garis bawahi agar saya terus bisa bermain dengan fun. Kapan ya bisa nonton The International secara langsung hehe?

2016, my whole body is ready! Semoga lebih dahsyat lagi perjalanan di tahun ini.

2 responses

  1. Supergirl sama Deadpool ga disebut😦

    1. Vakum dulu nonton Supergirl, Suicide Squad & X-Men tidak saya sebut… fair lah kalau Deadpool juga enggak hehehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: